Singkat saja mengenai “Drag Bike”

DRAG BIKE dikenal sebagai kejuaraan balap sepeda motor berkecepatan tinggi,dan dalam setiap sesinya beradu antara dua buah sepeda motor dengan dua jalur yg sejajar. Sedangakan menurut Ikatan Motor Indonesia DRAG BIKE adalah kejuaraan mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi yang dilakukan didalam sebuah lintasan pacu aspal yang tertutup yang terdiri dari dua buah jalur lurus sejajar dengan panjang yang sama.

Di Indonesia sendiri kejuaraan ini mulai di perkenalkan pada tahun 95’an, tetapi kurangnya kejuaraan yang di gelar serta penyebaran berita mengenai event-event tersebut masih kurang sehingga peminatnya pun masih sedikit. Sedangkan pada saat ini drag bike bisa di bilang sudah mulai di kenal seperti halnya drag race yang terlebih dahulu membuming di Indonesia. Event drag bike ini sudah banyak di gelar, terutama di kota-kota besar di pulau Jawa.

Dalam event drag bike ini kalau bisa di bilang hadiah yang di berikan oleh pihak panitia tidak sebanding dengan biaya merombak speda motor kesayangan, Hadiah yang di berikan untuk juara pertama saja sekitar Rp. 1.250.000 + piala. Sedangkan modal untuk bengkel dalam membangun kuda besinya berkisar  5jt sampai >35jt tergantung spek motor yang di inginkan. Tetapi banyak dari bengkel-bengkel yang memiliki tim balap menggunakan kejuaraan balap kuda besi tersebut untuk mendongkrak nama bengkelnya agar lebih di kenal di masyarakat(promosi). Lebih dari itu bila kuda besi kita bisa mencapai best time tertentu itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi si empunya motor.

Untuk menutupi biaya yang di keluarkan dalam merombak sepeda motornya, biasanya motor-motor tersebut pun ikut serta di malam hari atau di kenal sebagai balap liar (bali). Balap liar bisa di bilang lebih menguntungkan di banding event resmi terutama bagi bengkel besar yang ketahuan memiliki kuda besi yang bisa melesat cepat, biasanya bisa main antara 3jt sampai 25jt, bahkan ada yang bertaruh hingga >100jt semua tergantung kesepakatan yang terlebih dahulu di buat antar kedua belah pihak.

Apabila melihat bentuk motor bagi yang tidak biasa akan merasa aneh karena kebanyakan tidak menggunakan body motor/cover dan berukuran lebih pendek. Itu semua di anggap bisa mengurangi beban pada motor, dan motor bisa lebih aero dinamis. Di sisi lain tingkat keamanan dalam kegiatan drag bike sering sekali di abaikan, tidak hanya secara liar di event resmi saja ada sebagian peserta yang hanya menggunakan helm dan jaket kulit tanpa pelindung tangan dan kaki di perbolehkan mengnikuti lomba.

Tetapi di masyarakat saat ini drag bike lebih di pandang negatif, terutama yang di lakukan secara liar yang kegiatannya lebih banyak dilakukan di malam hari. Apa lagi saat ini banyak sekali media masa yang memberitakan mengenai geng motor yang melakukan kekerasan, padahal tidak semua geng motor berkegiatan negative bahkan sebagian besar lebih menjurus ke hal yang positif, mungkin semua karena beda persepsi dalam pandangan saja. Sedangkan orang yang menyukai drag bike atau balap liar belum tentu merupakan anggota geng motor, bahkan sebagian ada yang tidak suka di samakan dengan geng motor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s