PENGGELAPAN PAJAK! Ketika Kejujuran Auditor di Pertanyakan? (BI-01-SS-12)

Auditor,
Berdasarkan beberapa artikel yang telah saya baca, di jelaskan auditor merupakan seseorang yang tugasnya memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil-hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.

Sedangkan pajak sendiri merupakan iuran wajib yang di bayarkan wajib pajak, yang bersifat memaksa, berdasarkan undang-undang dan tidak mendapatkan imbalannya secara langsung. yang di jelaskan disini yang menjadi wajib pajak merupakan perusahaan, karena pajak merupakan salah satu beban perusahaan yang harus di bayarkan.

Namun tidak senada dengan penjelasan di atas, saat ini banyak sekali kasus penyelewengan pajak yang di lakukan auditor pajak dengan memanipulasi data sehingga tidak sesuai dengan yang seharusnya. Tidak sendirian auditor nakal tersebut biasanya di bantu oleh beberapa pihak yang berkepentingan seperti orang dalam perusahaan yang mereka audit keuangannya.

berikut ini ada beberapa penggelapan pajak yang biasa dilakukan oleh perusahaan dan bekerja sama dengan seorang auditor antara lain:

  • Memanipulasi Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT Masa PPN) ke kantor pajak.
  • Memaksimalkan biaya yang telah dikeluarkan agar dapat dibebankan sebagai pengurang penghasilan
  • Memilih berbagai alternatif transaksi yang memberikan efek beban pajak terendah
  • Melaporkan penjualan lebih kecil dari yang seharusnya
  • Pemalsuan dokumen keuangan perusahaan

 

contoh kasus:

Mia Dhamayanti (34), terdakwa kasus dugaan penggelapan dana pajak PT Warna-Warni, perkaranya mulai digelar di ruang sidang Kartika I Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (11/10) dengan agenda sidang keterangan saksi.

Dalam persidangan Mia membantah semua keterangan ketiga saksi yang dihadirkan diantaranya Fenty Gunawan (Accounting), Luluk Ulul Adha (HRD) dan Sinta Sasmitasari (Staff perijinan) Perusahaan reklame besar di Metropolis ini.

Sidang yang diketuai oleh Hakim Erik Mustianto itu, ketiga saksi terkesan kompak untuk memberatkan terdakwa Mia. Mia sendiri bertugas sebagai Staf pajak Ijin pembayaran pajak ke Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya. Uniknya, dalam keterangannya saksi Fenty yang nampak berbeli-belit dan berputar-putar itu, Ia mengakui bahwa keluarnya uang dari kasir perusahaan juga bisa dikeluarkan tanpa menggunakan SKPD (satuan Kerja Perangkat Daerah). Padahal seharusnya menggunakan SKPD, kemudian acc dari kepala divisi, acc pimpinan, baru setelahnya ke kasir perusahaan dan cair lah uang tersebut. saksi Fenty Gunawan menambahkan bahwa Mia-lah yang mencairkan dana yang kemudian digelapkannya lantaran tak memiliki bukti pembayaran atau SKPD.

“Intinya, Mia inilah yang secara langsung meminta uang untuk pembayaran pajak reklame. Seluruhnya atas nama dia, bukan orang lain,” kelit Fenty di persidangan.

Senadad dengan Fenty, saksi Luluk dan Sinta pun menyatakan serupa. Geram dengan kesaksian tiga saksi yang dihadirkan JPU Darmawati Lahang, Majelis Hakim kembali memperjelas kondisi SOP Perusahaan reklame saat itu, yang dirasanya tidak pantas disebut SOP.

 

dari contoh kasus di atas ditemukan banyak sekali ketidak jujuran yang di lakukan oleh orang dalam perusahaan, yang melakukan penyelewengan dana pajak. Kalau auditor internal tidak dapat di percaya apa auditor eksternal dapat di percaya ? padahal kenyataannya sampai saat ini kita masih sering dengar berita mengenai auditor internal maupun eksternal yang tersandung kasus penggelapkan pajak. Jadi apakah kejujuran itu masih ada ?.

 

http://www.tv7online.com/hukrim/859-kasus-penggelapan-pajak-pt-warna-warni-saksi-beratkan-terdakwa-mia

http://ilmuakuntansi.web.id/pengertian-auditing-menurut-ahli/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s