SCOOTER MATIC INJECTION Yang Kini Jadi Pilihan. .

Saat ini persaingan penjualan sepeda motor semakin memanas. Setiap ATPM memiliki caranya sendiri dalam memasarkan produk-produknya yang bervariasi, seperti sepeda motor matic yang saat ini sedang banyak di minati masyarakat.
Melihat pangsa pasar yang masih sangat besar di Indonesia perusahaan pun terus berusaha untuk meningkatkan kualitas produknya, untuk itu kini skuter matic yang tadinya menggunakan sistem karburator kini mulai beralih dengan sistem injeksi. Injeksi/injection sendri merupakan sistem pembakaran yang lebih sempurna di banding dengan karburator jadi hampir dipastikan skuter matic yang menggunakan sistem ini akan lebih irit dalam mengkonsumsi bahan bakar. Selain itu gas emisi yang terbuang pun lebih sedikit karena sistem pembakarannya yang lebih di sempurnakan.

 

Salah satu hal menarik dari motor berteknologi injeksi saat ini, perbedaan harganya dengan model karburator tidak terpaut jauh. Sebagai contoh, Honda beat injeksi diperkirakan akan di lepas oleh pihak ATPM lebih mahal Rp 200.000,- dengan yang karburator, atau Suzuki NEX super FI, antara yang injeksi dan karbu selisih Rp 250.000,-.

Hampir semua pabrikan kini memiliki produk skuter matic injection, seperti SUZUKI dengan NEX super Fi, YAMAHA dengan MIO J-Fi ataupun HONDA dengan SPACY PGM-FI atau yang terbaru BEAT PGM-FI. Setiap pabrikan pasti mengklaim bahwa produk bereka adalah yang terbaik di banding dengan kompetitornya.

Sekarang coba kita bahas satu produk dari tiap ATPM,
Suzuki Nex Super FI menggunakan mesin 113cc, 1-silinder, SOHC, 4-stroke dengan tenaga 9,4 hp pada 8800 rpm dan torsi 8,7 Nm pada 6500 rpm. Tidak ada perbedaaan tenaga dan torsi yang dihasilkan versi karburator.
Harga Suzuki Nex FI Rp 12,65 juta atau lebih mahal Rp 250 ribu. Enam pilihan warna ditawarkan: Cheerful Pink, Stylish White, Funky Green, Rockin Red, Sporty Black, dan Indie Blue.
Sistem injeksi mesin Suzuki Nex memiliki sejumlah sensor: Tip-Over Sensor (TOS), Throttle Position Sensor (TPS), Intake Air Pressure Sensor (IAPS), Intake Air Temperature Sensor (IATS), Crankshaft Position Sensor (CKPS), Engine Temperature Sensor (ETS) dan Oxygen Sensor (O2S). Semua sensor tersebut mendukung keunggulan-keunggulan di atas.
“TOS tidak ditemui di para kompetitor Suzuki Nex karena hanya diaplikasi di sepeda motor besar,” ungkap Yamaoka. “TOS berfungsi mematikan sistem FI ketika sepeda motor miring lebih dari 65 derajat atau terjatuh. Ini sebuah fitur keselamatan.” Meski demikian Suzuki belum mau mengumumkan konsumsi bensin Suzuki Nex FI hasil pengujian internal. tetapi Suzuki Nex dengan mesin karburator saja telah berhasil dinobatkan MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) sebagai skuter otomatik (skutik) teririt dengan konsumsi bensin 79,6 km/liter.

Yang kedua MIO J, MIO J-FI menggunakan mesin 113,7cc, 1-silinder, SOHC, 4-stroke dengan tenaga 7,75 hp pada 5000 rpm dan torsi 8,5 Nm pada 5000 rpm. Dengan sistem Yamaha Mixture JET-Fuel Injection ( YMJET-FI ), dimana teknologi ini dapat menyemprotkan bahan bakar menjadi seperti kabut sehingga akan terjadi pembakaran yang sempurna. Dari segi performa MIO J lebih cepat namun konsumsi bahan bakarnya lebih irit 30 persen dari generasi Mio lawas. kelebihan lain yang dimiliki Mio J ini adalah sistem modular dan perawatannya lebih mudah serta pengaplikasian mesinnya menggunakan Diasil Cylinder dan Forged Piston yang menjadikan performa mesinnya menjadi lebih tahan lama.
Mio J-FI dibanderol seharga Rp 11,99 juta, Mio J CW-FI harganya Rp 12,8. Sedang Mio J-CW Teen FI seharga Rp 12,93. Yamaha menargetkan penjualan Mio J sebanyak 25 ribu unit per bulan bertahap sampai 50 ribu unit per bulan.

Dan yang terakhir BeAT Injection, HONDA mengklaim BeAT versi ini lebih sporty, kami melihatnya jadi lebih berisi. Platform mesin dan rangkanya pun berubah. Bukan lagi berkiblat pada Honda BeAT lama, tapi yang ini lebih dekat pada Spacy Helm In. Di banding yang sebelumnya, Mesin speda motor matic ini tetap SOHC satu silinder dua klep, kapasitas ruang bakarnya 108 cc dan punya tenaga yang diklaim meningkat. Versi sebelumnya hanya 8,22 PS, kini jadi 8,52 PS di putaran mesin yang sama yaitu 8.000 rpm. Torsinya juga meningkat dari 0,85 kgf.m jadi 0,89 kgf.m.

Mesin baru yang mengusung teknologi injeksi generasi 4 ini diklaim konsumsi bahan bakarnya mampu mencapai 58 km/liter atau lebih hemat 30 persen dibandingkan dengan generasi sebelumnya bila diukur dengan metode pengetesan ECE R40. Fitur lain yang jadi andalan adalah dek pijakan kaki yang lebih lega, juga footstep model lipat memudahkan. Oiya, Combi Brake System (CBS) juga jadi fitur standar pada varian paling mahal. All New Honda BeAT- FI ini dipasarkan mulai bulan Oktober 2012 dengan harga (on the road Jakarta) Rp 13,5 juta untuk varian CBS. Rp 12,9 juta untuk varian cast wheel dan Rp 12,1 juta untuk varian spoke wheel.

Mana yang lebih unggul dari skuter matic yang di lepas kepasaran semua kembali kepada anda dan masyarakat yang menilainya. .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s