Pembangunan Yang Selaras Dengan Konsep Ekonomi Hijau (BI-02-SS-12)

Menilik apa yang dimaksud dengan konsep green economy (ekonomi hijau), mungkin sekilas terdengar biasa saja. Setidaknya bagi orang yang  mendengar berita tentang penghijauan/ruang terbuka hijau di televisi dan kurang paham dengan apa yang menjadi konsep dasarnya tersebut. Tapi bila kita telusuri lebih jauh banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dan berdampak besar bila konsep ini berjalan.

Program Lingkungan PBB (United Nations Environment Programme) dalam laporannya berjudul Towards Green Economy menyebutkan, ekonomi hijau adalah ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Ekonomi hijau ingin menghilangkan dampak negatif pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan dan kelangkaan sumber daya alam.

Dari definisi di atas dapat di tarik kesimpulan bahwa, pengertian ekonomi hijau dalam kalimat sederhana dapat diartikan sebagai perekonomian yang rendah karbon (tidak menghasilkan emisi dan polusi lingkungan), hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial. konsep ini sendiri sejalan dengan pembangunan perekonomian berkelanjutan,karena kita sebagai manusia tidak dapat di lepaskan dari yang namanya kebutuhan hidup. Maksudnya dengan kita menjalankan green economy ini segala kebutuhan manusia sekarang dapat di penuhi tanpa harus mengorbankan generasi berikutnya, sehingga mendatang anak cucu kita masih dapat menikmati apa yang kita nikmati saat sekarang ini. 

 

Dalam Konferensi Pembangunan Berkelanjutan PBB Rio+20 (United Nation Conference on Sustainable Development) di Rio de Janeiro, Brasil, yang membawa isu mengenai lingkungan hidup, dinilai berlangsung dengan waktu yang terlalu singkat. Salah satu fokus tentang ide ekonomi hijau (green economy) disambut dengan beragam sikap dari sejumlah negara.

Negara-negara berkembang masih menegosiasikan tentang ekonomi hijau dan perubahan-perubahan yang diperlukan. Saat ini, para delegasi telah sepakat membatasi langkah preskriptif terhadap ide green economy dan menggantinya dengan kebijakan ekonomi hijau yang “semata” diadaptasi dan diterapkan oleh tiap negara pada situasi khusus, yang ditentukan mereka masing-masing.

Menurut Kepala Delegasi Venezuela, Claudia Salerno, negosiasi berjalan baik sampai mereka masuk ke debat mengenai makna atau cara implementasi. Sebagian LSM mengkritik keras ekonomi hijau yang konsepnya dianggap justru mendorong perluasan privatisasi dan komodifikasi sumber daya alam ini. Konsep ekonomi hijau aktif dipromosikan aliansi lembaga-lembaga penopang kapitalisme, di antaranya termasuk World Bank, International Chamber of Commerce.

Dengan adanya konfrensi tersebut Pemerintah Indonesia dapat kesempatan untuk berbicara dan menyepakati langkah-langkah serta kebijakan khusus yang diperlukan untuk mencapai masa depan ekonomi hijau? Untuk mempertimbangkan kontribusi dari UNEP pada Konferensi PBB tentang Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2012, khususnya berkaitan dengan fokus pada ekonomi hijau dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan penanggulangan kemiskinan.

 UNEP sendiri menetapkan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2012 adalah “Green Economy: Does it include you?”. Dalam konteks Indonesia, tema tersebut diadaptasi sebagai Tema Hari Lingkungan Hidup Indonesia 2012 menjadi “Ekonomi Hijau: Ubah perilaku, tingkatkan kualitas lingkungan”.

Pola hidup masyarakat modern telah membuat pembangunan sangat eksploitatif terhadap sumber daya alam dan mengancam kehidupan. Pembangunan yang bertumpu pada pertumbuhan produksi terbukti membuahkan perbaikan ekonomi, tetapi gagal di bidang sosial dan lingkungan. Dari sini terlihat pentingnya perubahan paradigma dan perilaku untuk selalu mengambil setiap kesempatan dalam mencari informasi, belajar dan melakukan tindakan demi melindungi dan mengelola lingkungan hidup. Dengan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s