Kelemahan Mobil Listrik

Mobil listrik memang punya banyak keunggulan. Salah satunya suara mesin yang halus sehingga tidak menimbulkan kebisingan. Selain itu tidak menghasilkan gas buang yang dapat mencemari lingkungan. Selain ramah lingkungan, mobil listrik cenderung jarang ke bengkel untuk melakukan service rutin. Namun ada kalanya mobil listrik memiliki kelemahan.

Kendala yang paling utama adalah tempat pengisian baterai. Tidak seperti mobil konvensional yang diperkuat dengan SPBU yang tersebar luas di tanah air. Insfrastruktur pengisian mobil listrik tidak tersedia. Hal ini tentu saja menyulitkan para pengguna mobil tersebut di Indonesia jika tenaga baterai habis.

Apalagi mobil mobil nasional listrik akan diluncurkan pada akhir 2012 atau paling lambat 2013. Jika memang terpaksa, pengendara harus rela berhenti di restoran, atau tempat lainnya bahkan menumpang di SPBU yang menyediakan tegangan listrik 220 V. Tidak hanya itu, dari segi kecepatan pengisian, mobil listrik buatan PT Sarimas Ahmadi Pratama (SAP) tergolong lambat.

Agar baterai berdaya 21 kWh terisi penuh, baterai lithium ion tersebut harus dicas selama 4-5 jam. Sesingkat-singkatnya, pengisian paling cepat membutuhkan waktu selama 30 menit dengan resiko baterai tidak terisi penuh. Faktanya apakah pemilik rela berhenti demi melanjutkan perjalanan.

Namun jika dibandingkan dengan mobil konvensional, tentu masih sangat berbeda. Tengok dari keuntungannya ketika mengisi bahan bakar minyak (BBM).

SPBU tersebar luas di Jakarta. Sisi ekonomis lainnya, kecepatan ketika melakukan pengisian BBM pada mobil konvensional hanya membutuhkan minimal 5 menit dan maksimal 15 menit (tergantung ramainya SPBU).

Tentu kondisi ini yang menguntungkan mobil konvensional. Kelemahan mobil listrik lainya adalah apakah rangkaian elektronik yang tersemat di mobil listrik lebih kuat ketimbang mobil konvensional.

Mobil listrik lebih rentan jika menghadapi genangan air, apa lagi kondisi saat ini di Jakarta sering sekali terjadi banjir setiap turun hujan. Sayangnya sampai saat ini belum ada satu pun produsen mobil global yang menjamin mobil listrik buatannya sanggup tahan genangan air. Bila di banding dengan mobil mesin konvensional, jangan ditanya. Mobil konsep itu cenderung tahan terhadap kondisi alam.

 

http://oto.detik.com/read/2012/06/08/174722/1936561/1207/kelemahan-mobil-nasional-listrik-di-indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s